Lompat ke konten

Halte yang Sibuk Itu Tubuhmu

  • oleh

Aku melihat halte dalam dirimu.

Ramai penuh berdesak sesak manusia 

manusia yang diuber waktu.

Tubuhmu. Halte yang sibuk itu. 

Tersimpul apas dan tabah. Meladeni pelancong. 

“Tiketnya, Kak.” 

Kau sibuk dilahap halte itu. Dan

diriku asyik mengunyah sibukmu

satu per satu.

Sampai kepada babakku,

“mau ke mana, Kak?” kepomu.

Terkesiaplah diriku.

E e eh,

koridor mana yang menuju 

hatimu? Begitu pintaku.

Tubuhmu. Halte yang sibuk itu. 

Sekonyong-konyong disergap sunyi, 

salah-salah kau tenat mergawe.

Boleh diriku berumah di haltemu?

kubersamai kau terpenjara di situ.

Karya Bebingah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *